
Meski begitu, Maradona tidak menjadikan anak-anak didiknya sendiri sebagai kambing hitam kekalahan dari Brasil. Ia bahkan menegaskan, tanggung jawab hasil pertandingan tersebut berada pada dirinya seorang. “Penjagaan kami buruk, terutama ketika menghadapi bola-bola atas. Saya bertanggung jawab penuh dan ekslusif atas kekalahan itu. Kalah dari Brasil selalu menciptakan sedikit krisis kepercayaan diri. Namun, kami harus terus bekerja. Kami tak boleh menyerah,” tegasnya.
Sejauh ini, Argentina masih berada dalam garis batas aman. Mereka bertengger di peringkat keempat, posisi minimal penghuni Zona Amerika Latin untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia. Namun, dengan koleksi 22 poin dan sisa tiga laga lagi, Argentina tak boleh lagi kalah. Mereka harus berhati-hati kepada ancaman Ekuador dan Kolombia yang berada di peringkat kelima dan keenam dengan 20 poin.(kompas)





comment closed