Persiapan Paraguay ke Piala Dunia bulan depan mendapat cobaan berat ketika Selasa kalah 1-2 dalam pertandingan persahabatan internasional melawan Irlandia. Irlandia, yang pertandingan kualifikasinya amat kontroversial tahun lalu ketika gol “handball” Thierry Henry mengirim Prancis memenangi babak playoff, kelihatan nyaris tidak ada dalam bahaya setelah gol babak kedua yang dilakukan Kevin Doyle dan Liam Lawrence. Doyle, satu dari sembilan pemain yang menyebabkan terjadinya kekerasan di Paris November lalu, membuat tuan rumah memimpin pada menit ketujuh, setelah menjebol gawang lawan dari jarak dekat setelah striker Paraguay Roque Santa Cruz menendang ke tiang gawangnya sendiri.
Paraguay, yang memimpin kualifikasi zona Amerika Selatan pada 2008 sampai akhirnya berada di urutan ketiga, lebih banyak menguasai bola kendati sedikit menciptakan peluang sedangkan striker Rodolfo Gamarra tampak amat hidup walau baru tiga kali bermain internasional. Paraguay, bersiap melakukan pertandingan di Grup F melawan Slovakia, Selandia Baru dan penyandang gelar Itaia, kembali terperangah pada menit ke-39, ketika Doyle menyambar umpan Stephen Kelly dan meneruskannya kepada pemain sayap Lawrence yang dengan cepat menggetarkan jala gawang lawan.
Pemain bertahan Paraguay Antolin Alcaraz mencoba penjaga gawang Irlandia Kieren Westwood lewat tendangan keras beberapa saat sebelum turun minum, tetapi Westwood amat tangguh untuk ditaklukkan. Setelah tampil terbata-bata pada awal babak kedua, Paraguay kembali bangkit sampai akhirnya pada menit ke-57 mendapatkan gol balasan mereka ketika striker kelahiran Argentina Lucas Barrios, yang mendapat kewarganegaraan Paraguay bulan lalu, mencetak gol pada debut awalnya.
Pemain dari Borussia Dortmund itu, tidak dianggap pelatih Argentina Diego Maradona kendati mencetak 19 gol dalam laga Bundesliga, bermain bagus dan saling dukung dengan rekannya pemain sayap kelahiran Argentina Jonathan Santana dan Santa Cruz.





comment closed