Seharusnya Sore nanti stadion siliwangi harus di penuhi oleh Suporter Bandung yang lebih di kenal Viking, namun hal itu berkata lain karena nanti stadion tersebut akan Sepi dari para supporter Bandung dan hal ini yang membuat Panglima suporter Persib Bandung Viking, Ayi Beutik kecewa dengan keputusan polisi yang melarang bobotoh menonton pertandingan Persib melawan Persiba Balikpapan di Stadion Siliwangi, Rabu sore 26 Mei 2010. Viking menganggap polisi mencari kambing hitam dengan melarang bobotoh menonton pertandingan itu. “Kami kecewa dengan keputusan polisi, seharusnya pertandingan dihadiri penonton,” ujar Ayi Beutik saat dihubungi wartawan melalui telepon. Ayi berpendapat seharusnya polisi bertindak preventif dengan cara menghalau oknum bobotoh yang berbuat onar. Ia membandingkan saat Polwiltabes Bandung dijabat oleh Alex Bambang, polisi tegas terhadap bobotoh yang tidak tertib.
“Sekarang naik motor bertiga lewat depan polisi tidak diapa-apakan. Gajah di depan pelupuk mata tidak diapa-apakan,” ungkapnya beristilah. Menurutnya dengan begitu maka bobotoh yang hendak menonton Persib di stadion akan terseleksi dengan sendirinya. Ia menjamin bahwa oknum bobotoh yang berbuat onar bukan anggota Viking. Setiap anggota Viking yang berangkat dari daerahnya akan tertib dan sesuai aturan. “Yang naik di atas gerbong kereta bukan anggota Viking, naik di atas bus juga bukan anggota Viking. Viking yang di daerah berangkat dengan tertib karena Viking juga punya aturan,” ujar Ayi tegas. Viking sendiri tidak membuat acara khusus terkait dilarangnya bobotoh menghadiri laga Persib melawan Persiba. Tidak disiarkannya pertandingan tersebut oleh televisi menjadi alasannya. “Dengar radio di rumah masing-masing saja,” ujarnya.





comment closed