Juara Indonesia Super League, Arema Indonesia selangkah lagi meraih gelar juara keduanya di musim ini. Langkah Arema melaju ke final Piala Indonesia tidak terbendung dengan menghancurkan Persik Kediri empat gol tanpa balas dalam partai semifinal di Stadion Gelora Putra Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.
Setelah kedua tim mengalami kebuntuan di babak pertama, Arema menunjukkan kelasnya sebagai tim yang lebih diunggulkan di babak kedua. Tiga menit selepas istirahat, Arema Indonesia atau di kenal Singo Edan memimpin melalui sontekan Irfan Raditya yang meneruskan tendangan setengah voli Pierre Njanka.
Arema unggul 1-0. Kepanikan melanda lini pertahanan Macan Putih. Pada menit ke-50 pertahanan yang longgar dimanfaatkan Noh Alam Shah untuk menjebol gawang Fauzi Toldo. Gol tersebut dianulir akrena offside. Akan tetapi dua menit kemudian, menit ke-52, gawang Persik benar-benar jebol untuk kedua kalinya melalui tendangan menyilang bintang Timnas Singapura Muhammad Ridhuan.
Persik keluar menyerang untuk mengejar ketinggalan dua gol. Pelatih Agus Yuwono memasukkan Saktiawan Sinaga dan Khusnul Yuli. Tetapi perubahan itu tidak membawa hasil. Pada menit ke-82 terjadi pelanggaran yang berbuah kartu merah buat kiper Persik Fauzi. Kartu merah langsung akibat menjatuhkan Noh Alam yang berhadapan langsung dengannya.
Karena Agus sudah menghabiskan jatah tiga pergantian pemain, pemain pengganti Wawan Widiantoro mengenakan seragam kiper. Gawang Persik disambangi dua gol sebelum pertandingan usai melalui tembakan lob Muhammad Fakhrudin dan penyerang pengganti Rahmat Affandi yang menuntaskan umpan matang Roman Chmelo.
Kemenangan ini membawa Arema menantang Sriwijaya FC yang sehari sebelumnya menyingkirkan Persipura Jayapura melalui babak adu tendangan penalti. Partai puncak akan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 1 Agustus.





[...] Pertandingan Arema Indonesia VS Persik yang berlangsung di sidoarjo ternyata memunculkan sebuah keributan antar sporter, maka untuk meminimalisir kerusuhan antar sporter yang akan terjadi lagi jika masih tetap di mainkan di sidoarja akhirnya membuat panial Piala Indonesia 2010 lebih memilih Stadion Manahan sebagai tempat final pertandingan Piala Indonesia ini, hal ini diKarenakan alasan keamanan, final Piala Indonesia 2010 yang mempertemukan Sriwijaya FC vs Arema akan pindah tempat. Jika sebelumnya akan digelar di Stadion Delta Sidoarjo, kini dipindah ke Stadion Manahan, Solo. [...]